POLLY Mengungkapkan EP Honest Hearted 'Daddy Issues'

Bergabunglah dengan POLLY, artis pop queer berbasis Naarm/Melbourne, saat ia menuangkan hati dan jiwanya dalam EP 'Daddy Issues', yang dirilis pada hari Jumat, 18 Juli.
EP 4 lagu ini menampilkan suara yang telah memikat pendengar di lebih dari 116 negara. Bekerja sama dengan produser terkenal Ben Oldland dan Liam Quinn (Ruel, Peach PRC), ia telah menciptakan perpaduan memabukkan antara sintesis bernuansa nostalgia, vokal yang kaya, dan lirik yang kuat — menyempurnakan suara mewahnya yang bertekstur digital.

Menjelajahi kehidupannya, cinta, dan masa remajanya, 'Daddy Issues' adalah proyek yang sangat personal milik POLLY. Merefleksikan bagaimana masa kecilnya memengaruhi setiap aspek hidupnya, dari persahabatan hingga musiknya, EP ini adalah puncak dari waktu, usaha, dan cinta:
"Saya mencurahkan segalanya ke dalam EP ini. Sebagai artis independen, sangat banyak waktu, energi, dan uang yang dibutuhkan untuk menyusun sebuah karya, tetapi sepadan dengan semuanya… Menulis lagu-lagu ini seperti memeluk diri kecilku dengan hangat dan berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ini terasa sangat melegakan sekaligus menyedihkan, dan merilisnya terasa menakutkan. Saya sangat senang membagikan bagian rapuh dari diriku ini kepada orang-orang dan membiarkan mereka mengambil apa pun yang mereka butuhkan dari lagu-lagu ini saat ini."
Lagu pertama dalam EP, 'BETTER', membuka EP ini dengan nada rindu: campuran autotune yang berbalik secara kreatif dan ketukan digital berkilau yang meluncur dengan dorongan melekat untuk membandingkan hidup dengan apa yang seharusnya, menciptakan lagu yang menari namun juga pahit-manis serta memperlihatkan kemampuan musiknya yang kuat untuk memanipulasi kompleksitas suasana hati.
Setelah itu ada 'B.I.T.E ME', yang mengubah patah hati menjadi lagu anthem elektro pop pasca-putus yang manis-asam. Dengan liriknya yang sinis dan tajam, drum berdenyut, dan pengulangan ‘B.I.T.E, yeah, go bite me’, lagu ini menjadi balasan yang menggigit.
'Colours', lagu ketiga di EP, adalah lagu lambat yang penuh duka dengan pelapisan vokal etereal, piano halus, dan melodi elektronik yang lembut. Lagu ini mengikuti POLLY saat ia merindukan kedekatan dengan seseorang yang tidak baik baginya, dan mengekspresikan seluruh sakit hati dan harapan yang hampir tak mungkin datang darinya.
Finale EP ini adalah 'Feels Like' — sebuah ritme klub yang bernuansa nostalgia dan melankolis. Denyut elektronik yang bergaung menciptakan suasana intim, begitu juga vokal rendah yang berkembang menjadi lebih tinggi saat reff pecah dan lagu menjadi makin terbuka. Lagu ini menunjukkan dengan sempurna bagaimana POLLY membuka hatinya ke dunia di setiap lagunya.
Rasakan sisi personal POLLY pada hari Jumat, 18 Juli, saat rilisan EP 'Daddy Issues' hadir.

Kick Push PR menjadi ujung tombak kampanye publikasi kelas A untuk para artis dan band. Music Publicity — seefektif dan secepat mungkin.

Lainnya dari sumber



